Jumat, 05 September 2014
Bedanya Sekolah Dasar SD di Negeri Jerman dan Indonesia

Semoga dengan fakta-fakta unik berikut ini mampu menjadi inspirasi untuk pola pembelajaran di Indonesia khususnya level SD.
1. Di Jerman, tidak ada persyaratan apapun untuk anak masuk SD (Grundschule) selain usia.
2. Hampir semua anak masuk SD dengan status belum bisa membaca. Tapi, masuk SD statusnya wajib, jika tidak, maka orang tua melanggar hukum.
1. Di Jerman, tidak ada persyaratan apapun untuk anak masuk SD (Grundschule) selain usia.
2. Hampir semua anak masuk SD dengan status belum bisa membaca. Tapi, masuk SD statusnya wajib, jika tidak, maka orang tua melanggar hukum.
3. Lalu apa yang ditanamkan kepada anak-anak usia SD di Jerman? Ternyata tidak melulu diajarkan ilmu, tapi juga nilai-nilai.
4. Istilah kerennya, setiap anak SD di Jerman ditanamkan Sekundärtugend(semacam tata-krama, budi pekerti) ala Jerman.
5. Penanaman nilai-nilai itu berhasil diwujudkan secara konkrit, tidak hanya teori (me-refer ke kasus kejujuran di tanah air).
6. Tiga di antara nilai-nilai yang mendasar adalah Ordnung, Disziplin, danPünktlichkeit.
7. Yang pertama adalah "Ordnung" yang berarti "ketertiban". Kalo ada istilah"ordner" di Indonesia, itu berasal dari kata yang sama.
8. Tertib disini adalah saat anak dilatih untuk mampu secara mandiri melakukan berbagai hal.
9. Saat di TK, anak-anak sudah dilatih untuk membereskan sendiri mainannya pasca beraktifitas. Di SD, naik level.
10. Anak dilatih untuk bisa tertib atas diri sendiri, orang lain, kepemilikan umum, juga terhadap alam.
11. Penanaman semacam ini memang relatif mudah, karena contoh-contoh jeleknya relatif tidak banyak tersedia, agak berbeda dgn di Indonesia.
12. Nilai yang kedua adalah Disziplin, artinya bisa ditebak, disiplin.
13. Contoh berdisiplin disini, antara lain menghargai org lain, pandai memanfaatkan waktu, fokus, dsb.
14. Misal saat orang lain berbicara, kita mendengar. Dan saat mengerjakan sesuatu, tidak mudah beralih ke hal-hal yang tidak penting.
15. Artinya, melatih cara belajar yang baik mendapat porsi sangat besar dibanding pelajaran seperti matematika, IPA, IPS, dsb.
16. Dengan demikian kemandirian anak dalam belajar juga akan terbentuk, sebuah modal penting hingga ia dewasa nantinya.
17. Nilai ketiga yang ditanamkan adalah Pünktlichkeit, yang berarti "tepat waktu".
18. Di sini, dibiasakan untuk setiap aktifitas, ada alokasinya. Hingga ke satuan menit.
19. Misal untuk naik kendaraan umum yang jadwal keberangkatannya sudah ditetapkan. Alokasi waktu berjalan menuju halte juga dihitung.
20. Antara satu penunjuk waktu dan yang lain di Jerman, bedanya paling-paling hanya beberapa detik.
21. Jerman menggunakan gelombang radio untuk menyamakan penunjuk waktu, sebagaimana banyak negara lain.
22. Sehingga "Ordnung, Disziplin & Pünktlichkeit" adalah ciri khas kebanggaan orang-orang Jerman yang selalu diwariskan kepada anak-anaknya.
23. Masih ada beberapa yang lain, seperti Ehrlichkeit = kejujuran, Fleiß = produktifitas, Treue = loyalitas, Höflichkeit = kesopanan.
24. Di samping kompetensi pribadi, ada juga kemampuan bersosialisasi.
25. Ini mencakup kemampuan bekerja dalam tim, berdiskusi, menangani konflik, keterbukaan, hingga menerima kritik.
Semoga bermanfaat ...
Makasih Buat akhi Banna atas infonya......
Makasih Buat akhi Banna atas infonya......
Kamis, 04 September 2014
Temples in Dieng
Selain telaganya yang indah, obyek wisata Dieng juga mempunyai beberapa bangunan candi yang menurut prasasti candi-candi tersebut dibangun pada abad ke-7. Inilah candi-candi Hindu tersebut.
· Candi Gatotkaca
Tinggi batur Candi Gatotkaca sekitar 1 meter dan dibuat bersusun dua dengan bentuk dasarnya adalah bujur sangkar. Pintu masuk candi ini terdapat di sisi barat dan dilengkapi dengan bilik penampil yang melindungi anak tangga di batur. Sepintas candi ini terlihat seperti bangunan bertingkat karena bentuk atapnya yang dibuat sama dengan bentuk tubuh candinya. Karena puncak atapnya yang sudah hancur, bentuk asli dari candi ini tidak terlihat lagi. Di keempat sisi atap candi terdapat relung kecil seperti tempat menaruh arca. Dan tidak jauh di luar kaki candi terdapat batu yang disusun berkeliling memagari kaki candi.· Candi Bima

Candi Bima terletak di atas bukit. Candi ini merupakan bangunan candi terbesar di antara candi-candi yang ada di Dieng. Bentuknya juga berbeda dari candi-candi pada umumnya. Kaki candinya memiliki bentuk dasar bujur sangkar dan di setiap sisi candi terdapat penampil yang agak menonjol keluar. Hal itu membuat bentuk dasar Candi Bima seolah-olah berbentuk segi delapan. Bentuk atap candi ini terdiri atas 5 tingkat yang masing-masing tingkat bentuknya mengikuti lekuk bentuk tubuhnya.dan bentuk tingkatnya makin ke atas makin mengecil. Namun, puncak atapnya sudah hancur sehingga sudah tidak diketahui lagi bentuk aslinya.
· Candi Arjuna
Candi Arjuna berbentuk dasar persegi dengan luas sekitar 4 m2. Pintu masuk candi ini berada di sisi barat. Di atas ambang pintu masuk candi dihiasi dengan pahatan Kalamakara. Pada dinding luar sisi utara, selatan, dan barat terdapat susunan batu yang menjorok ke luar dinding yang membentuk bingkai sebuah relung tempat meletakkan arca. Atap candi ini berbentuk kubus bersusun yang semakin ke atas semakin mengecil. Namun, bagian atas dan puncak atap sudah hancur. Di setiap sisi masing-masing kubus terdapat relung dan di setiap sudut terdapat hiasan berbentuk seperti mahkota bulat berujung runcing yang sebagian besarnya sudah rusak.· Candi Semar

Candi Semar terletak berhadapan dengan Candi Arjuna. Bentuk dasar candi ini berbentuk persegi empat membujur arah utara-selatan. Tinggi batur candi ini sekitar 50 cm, polos tanpa hiasan. Pintu masuk ke dalam candi ini terletak di sisi timur dan tidak dilengkapi bilik penampil. Di ambang pintu terdapat bingkai dengan hiasan pola kertas tempel dan kepala naga di pangkalnya. Atap candi berbentuk limas dan tanpa hiasan. Namun, puncak atapnya sudah hilang, sehingga tidak diketahui lagi bentuk aslinya. Konon, Candi Semar pernah digunakan sebagai gudang untuk menyimpan senjata dan perlengkapan pemujaan.
· Candi Sembrada
Tinggi batur candi ini sekitar 50 cm dengan bentuk dasarnya bujur sangkar. Pintu masuk candi ini terletak di sisi barat dan dilengkapi dengan bilik penampil. Dengan adanya bilik penampil tersebut dan relung di ketiga sisi lainnya membuat bentuk tubuh candi ini tampak seperti poligon. Di halaman candi terdapat batu yang ditata sebagai jalan setapak menuju pintu masuk. Sepintas, Candi ini terlihat seperti bangunan bertingkat, karena atapnya yang berbentuk kubus dan ukurannya hampir sama dengan ukuran tubuhnya. Seperti candi-candi yang lain, puncak atap candi ini juga sudah hancur.
· Candi Srikandi

Candi Srikandi terletak di sebelah utara Candi Arjuna. Tinggi batur candi ini sekitar 50 cm dengan dasarnya berbentuk kubus. Pintu masuk candi ini terdapat di sisi timur dan dilengkapi dengan bilik penampil. Pada dinding utara terdapat pahatan yang menggambarkan Dewa Wisnu, pahatan pada dinding timur menggambarkan Dewa Syiwa, dan pahatan yang terdapat pada dinding selatan menggambarkan Dewa Brahma. Namun sebagian besar pahatan-pahatan tersebut sudah rusak dan atap candinya pun juga sudah rusak.
· Candi Dwarawati

Bentuk candi ini mirip dengan Candi Gatotkaca, yaitu dengan bentuk dasar segi empat dengan penampil di keempat sisinya. Tinggi batur candi ini sekitar 50 cm. Pintu masuk candi terletak di sisi barat dan polos tanpa pahatan. Pada pertengahan dinding tubuh candi di sisi utara, timur, dan selatan terdapat bilik penampil yang menjorok keluar membentuk relung tempat meletakkan arca, namun saat ini ketiga relung tersebut dalam keadaan kosong tanpa arca. Bentuk atap candi ini dibuat sama dengan bentuk tubuhnya, sehingga sepintas candi ini terlihat seperti bangunan bertingkat. Di keempat sisi atap candi terdapat relung tempat meletakkan arca, namun saat ini relung-relung tersebut juga dalam keadaan kosong. Bentuk asli puncak atap candi ini juga tidak diketahui lagi karena puncak atap tersebut sudah tak tersisa lagi.
· Candi Puntadewa

Seperti candi-candi lainnya, ukuran Candi Puntadewa tidak terlalu besar, namun candi ini tampak lebih tinggi. Candi ini berdiri di atas batur bersusun setinggi sekitar 2,5 m. Tangga menuju pintu masuk ke dalam candi dilengkapi pipi candi dan dibuat bersusun dua. Atap candi ini berbentuk kubus besar dan puncak atapnya juga sudah hancur. Di depan candi terdapat batu yang disusun berkeliling membentuk ruangan berbentuk bujur sangkar. Di sebelah utara candi terdapat batu yang disusun berkeliling membentuk ruangan berbentuk persegi panjang yang di tengah-tengah ruangannya terdapat dua buah batu berbentuk mirip tempayan yang lebar.
Rabu, 03 September 2014
6 Hewan Yang Biasa Dimakan Mentah

Sering kasihan rasanya melihat lobster yang direbus di air mendidih dalam keadaan hidup. Tetapi, ternyata justru cara itulah yang benar. Kabarnya, apabila lobster dimasak dalam keadaan mati, ia dapat menyebabkan seseorang keracunan.
Tak habis kengerian kami mendengar si lobster dimasak hidup-hidup, malah ada yang bilang bahwa banyak hewan yang disajikan dan dimakan hidup-hidup.
Aih, tak terbayang bagaimana rasanya. Tetapi, kabarnya para pecinta kuliner ekstrim menggemari beberapa hewan yang biasa dimakan mentah seperti berikut ini...

Gurita
Menu gurita yang satu ini disebut Sannakji. Disajikan di Korea dan dianggap menu yang cukup beken di sana. Sannakji ini biasanya dimakan dengan bumbu minyak wijen dan wijen. Tentakel gurita ini biasa dipotong dari gurita hidup dan masih bergerak saat disumpit dan dicelupkan pada minyak wijen.
Masuk ke dalam mulut, tentakelnya terkadang memberikan perlawanan lho. Jadi hati-hati saat memakannya dan segera kunyah agar tidak sampai berhenti di tenggorokan saja.

Bulu Babi
Bila Anda pergi ke pantai terutama di sore hari, di sana sering ditemukan bulu babi yang terdampar. Nah, bulu babi ini juga menjadi menu santapan yang disajikan mentah lho.
Menu yang populer di Italia ini disebut Ricci di Mare. Jadi, bulu babi disajikan di atas piring dengan alat pembuka (semacam gunting), kemudian dimakan dengan bantuan sendok. Namun, ada pula yang lebih puas menikmatinya dengan cara memakan langsung dari tempurung si bulu babi. Tapi, hati-hati lho karena jarum-jarum di kulitnya bisa menyengat.

Udang Mabuk
Udang mabuk yang satu ini berasal dari China, biasa disajikan dalam keadaan masih hidup atau setengah sadar.
Pertama-tama, udang diletakkan di dalam mangkuk dan direndam dalam kandungan alkohol 40-60%. Ketika udang sudah mabuk dan terlihat bergerak sangat aktif, inilah waktu yang tepat mengonsumsinya.
Biasanya, orang lebih senang makan udang berukuran besar ketimbang yang kecil. Udang berukuran besar tidak terlalu aktif saat sedang mabuk, dan hanya mencoba kabur dengan melompat dari mangkuk.
Nggak terbayang kalau ia berusaha lompat dari mulut saat dimakan ya, hii...

Sashimi Katak
Katak adalah hewan yang biasa disajikan dengan bumbu taoco, atau digoreng. Tetapi, itu sih di Indonesia atau di China sana. Berbeda lagi dengan di Jepang, katak bisa disajikan mentah sebagai menu sashimi.
Katak dipotong menjadi beberapa bagian, disajikan lengkap bersama kulit yang telah dilepaskan dari dagingnya. Katak ini kemudian direndam dengan es batu dan dilumuri jeruk lemon agar tidak terlalu amis.
Untungnya saja katak tidak pernah disajikan benar-benar dalam keadaan hidup. Kita hanya akan melihat semua bagian-bagian tubuhnya di piring. Walaupun begitu, masih tega memakannya?
Hmmm... jangan salah. Menu ini juga salah satu menu favorit di Jepang selain sashimi ikan.

Salad Noma
Namanya memang lucu dan menggemaskan, Noma. Nama tersebut sebenarnya berasal dari Kopenhagen yang merujuk pada sebuah restauran yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Bahkan, ia mendudukui ranking dalam best restaurant in the world.
Inovasi makanan di resto ini selalu menggemparkan. Termasuk, salah satu saladnya, salad semut. Salad ini sepintas tampak seperti salad pada umumnya. Tetapi ternyata di dalamnya turut disajikan juga semut hitam yang telah disimpan di lemari pendingin, sehingga jalannya perlahan.
Semut-semut itu biasanya bergerak di atas daun selada dan mengerumuni tetesan cream.
Kami tak berani membayangkan rasanya. Tetapi yang jelas, saat masuk ke dalam menu resto Noma, harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Osyter atau tiram, menu ini juga biasa disajikan mentah dengan tetesan jeruk lemon dan disajikan di atas piring lengkap dengan esnya. Es batu digunakan untuk membuat tiram tetap segar. Kabarnya sih, apabila disajikan segar maka aroma amisnya akan sedikit berkurang.
Dan ketika dimakan, rasa gurih serta kesegaran laut segera mewarnai lidah Anda.
Sumber : http://alimob.blogspot.com/2013/04/6-hewan-yang-biasa-dimakan-mentah.html
Selasa, 02 September 2014
Lowongan Kerja Bagian Produksi Sales Counter Herbal Fried Chicken

Produksi dan Sales Counter
Persyaratan:
1. Muslim & Muslimah
2. Mau bekerja keras
3. Santun
4. Minimal pendidikan lulus SMP/SLTP
5. Sehat Jasmani dan Rohani
Fasilitas:
1. Gaji pokok
2. Bonus2
3. Makan Siang (3 kali sehari utk produksi)
4. Mess
5. Jenjang karir
Bagi Anda yang berminat, silakan datang langsung ke:
Miskah Chicken
Alamat: Jl. Mangga No. 30
Umbur Rakup, Way Dadi, Sukarame - Bandar lampung.
Telp. 081379902499
Informasi selengkapnya, silakan akses: http://ayamsembeLih.weebLy.com/
Sumber informasi lowongan kerja: Miskah Chicken via inbox Facebook KarirLampung.com, 18 Februari 2013
Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.
Senin, 01 September 2014
Foto foto Kota Goussainville Kota Hantu di Prancis
Kota Goussainville-Vieux Pays ini terletak 19,3 km dari Paris. Sudah 40 tahun kota yang dulunya hidup dari peternakan ini diabaikan. Pada 1973, saat Paris Air Show, pesawat Tupolev TU-144 yang mirip Concorde jatuh di desa ini, meratakan rumah dan membunuh delapan orang. Kecelakaan ini tak terlalu mematikan desa tapi kemudian setahun kemudian dibangun bandara Charles de Gaulle dengan landasan hanya berjarak 3,2 km dari kota kecil ini.
Sejak itu, suara bising membuat warga ketakutan akan kecelakaan yang mungkin terulang. Penduduk pun mulai pindah, lelah akan polusi udara dan kekhawatiran akan terjadi kecelakaan lagi. Kini, kota yang bisa selamat dari dua Perang Dunia hanya ditinggali beberapa orang.
Sejak itu, suara bising membuat warga ketakutan akan kecelakaan yang mungkin terulang. Penduduk pun mulai pindah, lelah akan polusi udara dan kekhawatiran akan terjadi kecelakaan lagi. Kini, kota yang bisa selamat dari dua Perang Dunia hanya ditinggali beberapa orang.
source
Langganan:
Komentar (Atom)